UI vs. UX: What’s the difference?

Infografis: Cara Menyampaikan Data Kompleks Secara Visual

Di era informasi saat ini, data tersedia di mana-mana, namun tidak semua orang dapat memahaminya dengan mudah. Laporan panjang, tabel penuh angka, atau grafik yang tidak terstruktur sering membuat pembaca kewalahan. Di sinilah infografis berperan penting.

Infografis adalah media visual yang dirancang untuk mengubah data kompleks menjadi informasi yang ringkas, jelas, dan mudah dipahami. Dengan pendekatan visual yang tepat, infografis mampu membantu audiens memahami inti pesan dalam waktu singkat, sekaligus meningkatkan daya ingat dan keterlibatan mereka.

1. Apa itu Infografis?

Infografis adalah representasi visual dari informasi, data, atau pengetahuan yang disusun menggunakan grafik, ikon, teks singkat, dan warna agar mudah dipahami. Infografis fokus pada penyederhanaan data tanpa menghilangkan esensi utamanya.

2. Mengapa Infografis Efektif untuk Data Kompleks?

  1. Pemrosesan visual lebih cepat daripada membaca teks panjang.
  2. Menyederhanakan informasi rumit sehingga mudah dipahami.
  3. Meningkatkan daya ingat karena visual lebih mudah diingat.
  4. Meningkatkan perhatian dan interaksi audiens.

3. Prinsip Dasar Desain Infografis

1. Fokus pada satu pesan utama

Infografis harus memiliki satu tujuan yang jelas.

2. Gunakan hirarki visual

Mulai dari judul, subjudul, visual utama, hingga detail pendukung.

3. Visual harus fungsional

Setiap elemen harus memiliki tujuan memperjelas informasi.

4. Kesederhanaan adalah kunci

Hindari desain yang terlalu padat dan membingungkan.

4. Langkah-Langkah Membuat Infografis yang Baik

1. Tentukan tujuan dan audiens

Pahami apa yang ingin disampaikan dan siapa yang akan membacanya.

2. Rumuskan pesan inti dalam satu kalimat

Contoh: “Pertumbuhan startup digital meningkat signifikan dalam lima tahun terakhir.”

3. Kumpulkan data yang akurat dan relevan

Gunakan sumber resmi dan verifikasi kembali setiap angka.

4. Pilih struktur infografis

Beberapa struktur umum:

  • Timeline
  • Perbandingan
  • Diagram alur
  • Peta
  • Komposisi
  • Ringkasan statistik

5. Pilih jenis grafik yang sesuai

  • Bar chart untuk perbandingan
  • Line chart untuk tren
  • Pie chart untuk komposisi sederhana
  • Heatmap untuk intensitas
  • Flowchart atau Sankey untuk aliran data

6. Sketsa layout awal (wireframe)

Tata letak judul, visual utama, data tambahan, dan catatan sumber.

7. Tentukan warna, tipografi, dan ikon

  • Gunakan palet warna terbatas (3–5 warna)
  • Pilih font yang mudah dibaca
  • Gunakan ikon untuk memperjelas informasi

8. Tambahkan teks singkat (microcopy)

Berikan konteks pada grafik, seperti insight atau penjelasan singkat.

9. Lakukan pengecekan ulang

Pastikan akurasi data, keterbacaan, dan konsistensi warna.

5. Cara Memilih Warna yang Efektif

  • Gunakan satu warna utama untuk menonjolkan bagian penting
  • Warna netral untuk area pendukung
  • Pastikan kontras cukup tinggi
  • Hindari kombinasi warna yang menyulitkan pembaca

6. Tipografi untuk Infografis

  • Pilih font yang profesional dan mudah dibaca
  • Gunakan ukuran font yang cukup besar
  • Maksimal dua jenis font
  • Gunakan penebalan untuk menonjolkan poin penting

7. Alur Cerita dalam Infografis

Infografis yang baik memiliki alur naratif:

  1. Judul sebagai perhatian utama
  2. Konteks singkat
  3. Grafik sebagai bukti
  4. Insight atau penjelasan
  5. Ringkasan atau pesan akhir

8. Tools untuk Membuat Infografis

  • Canva
  • Figma
  • Adobe Illustrator
  • Datawrapper
  • Flourish
    Gunakan yang sesuai dengan kebutuhan dan tingkat pengalaman Anda.

9. Checklist Sebelum Dipublikasikan

  • Pesan utama jelas
  • Layout tidak terlalu padat
  • Angka dan grafik sudah diverifikasi
  • Warna konsisten dan mudah dilihat
  • Sumber data tertulis dengan jelas

10. Penutup

Infografis adalah sarana efektif untuk menyampaikan data yang kompleks secara cepat dan jelas. Dengan menggabungkan visual, struktur naratif, dan data yang valid, infografis mampu membuat informasi lebih mudah dipahami serta lebih menarik bagi audiens. Dengan mengikuti langkah-langkah dan prinsip desain yang tepat, Anda dapat menciptakan infografis yang informatif sekaligus memikat.