UI vs. UX: What’s the difference?

Panduan Membangun Server Sederhana di Rumah

Server merupakan inti dari berbagai layanan digital, mulai dari website, aplikasi, hingga penyimpanan data. Membuat server sederhana di rumah tidak hanya memberikan pengalaman praktis dalam mengelola infrastruktur IT, tetapi juga dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan, seperti penyimpanan file pribadi, web hosting, hingga media server keluarga.

Artikel ini membahas langkah-langkah membangun server sederhana di rumah dengan perangkat keras seadanya, serta konfigurasi dasar yang perlu dilakukan.

1. Persiapan

Perangkat Keras

  • Komputer bekas atau PC mini (CPU dual-core, RAM minimal 4 GB, HDD/SSD minimal 120 GB).
  • Router atau perangkat jaringan dengan akses konfigurasi.
  • Koneksi internet yang stabil.
  • (Opsional) Raspberry Pi atau mini-PC untuk server hemat daya.

Perangkat Lunak

  • Sistem Operasi Server: Ubuntu Server (stabil, open-source, ramah pemula).
  • SSH Client: PuTTY (Windows) atau Terminal (Mac/Linux).
  • (Opsional) Docker untuk mempermudah instalasi aplikasi tambahan.

2. Instalasi Sistem Operasi

  1. Unduh Ubuntu Server dari situs resmi.
  2. Buat USB bootable menggunakan Rufus atau balenaEtcher.
  3. Atur BIOS komputer agar booting dari USB.
  4. Ikuti proses instalasi: pilih bahasa, buat user dan password, serta konfigurasi jaringan (DHCP).
  5. Setelah selesai, restart sistem untuk masuk ke server.

3. Akses ke Server

  • Login langsung di perangkat server, atau gunakan SSH dari komputer lain:
ssh user@alamatIPserver
  • Pastikan server terhubung internet:
ping google.com
  • Lakukan pembaruan sistem:
sudo apt update && sudo apt upgrade -y

4. Instalasi dan Konfigurasi Layanan Dasar

Web Server

Pilih salah satu:

  • Apache:
sudo apt install apache2 -y
  • Nginx:
sudo apt install nginx -y

Akses di browser:

http://alamatIPserver

Jika halaman default muncul, server berhasil berjalan.

Database dan PHP (Opsional)

Untuk aplikasi web dinamis:

sudo apt install mysql-server php libapache2-mod-php -y

5. Akses Jaringan Lokal

Pastikan perangkat lain dalam jaringan Wi-Fi atau LAN yang sama dapat mengakses server melalui alamat IP lokal.
Contoh:

http://192.168.1.100

6. Akses dari Internet (Opsional)

Agar server dapat diakses dari luar rumah:

  1. Masuk ke pengaturan router.
  2. Aktifkan port forwarding untuk port 80 (HTTP) dan 443 (HTTPS).
  3. Gunakan layanan Dynamic DNS (misalnya No-IP atau DuckDNS) agar server dapat diakses dengan nama domain.

7. Menambahkan Media Server

Untuk menjadikan server rumah sebagai pusat hiburan keluarga:

  • Instal Docker:
sudo apt install docker.io -y
  • Jalankan Jellyfin (media server open-source):
sudo docker run -d \
  --name=jellyfin \
  -p 8096:8096 \
  -v /path/media:/media \
  jellyfin/jellyfin
  • Akses melalui browser:
http://alamatIPserver:8096

8. Keamanan Server

  • Gunakan password yang kuat.
  • Aktifkan firewall UFW:
sudo ufw allow OpenSSH
sudo ufw allow 80/tcp
sudo ufw allow 443/tcp
sudo ufw enable
  • Lakukan update rutin:
sudo apt update && sudo apt upgrade -y
  • Lakukan backup data secara berkala.
  • Gunakan SSL (Let’s Encrypt) jika server diakses publik.

Kesimpulan

Membangun server sederhana di rumah dapat dilakukan dengan perangkat keras yang relatif terjangkau dan perangkat lunak open-source. Server ini dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari web hosting, penyimpanan file, hingga media server.

Selain sebagai solusi praktis, server rumah juga menjadi sarana pembelajaran yang baik bagi siapa saja yang ingin memahami lebih dalam dunia jaringan, administrasi sistem, dan keamanan data.